Tembaga (Cu)
Tembaga meningkatkan ketahanan terhadap korosi dan pengaruh atmosfer melalui kemampuan perlindungan elektrokimia dan pengikatan oksigen.
Mekanisme Kerja Fisikokimia
Tembaga membentuk lapisan tipis tahan korosi pada permukaan baja. Lapisan ini mencegah kontak langsung antara baja dan udara atau air, yang mengurangi korosi. Selain itu, tembaga mengikat oksigen, yang mengurangi kondisi pemicu korosi.
Relevansi Metalurgi & Risiko saat Pengelasan
Kandungan tembaga yang terlalu tinggi dapat mengubah struktur baja dan mempengaruhi sifat mekaniknya. Terlalu banyak tembaga menyebabkan pembesaran butir, yang mengurangi ketangguhan dan kekerasan. Selain itu, dapat menyebabkan kesulitan saat pengelasan, karena tembaga adalah konduktor panas dan listrik yang buruk.
Praktik Bengkel & Instruksi Kerja
Pastikan kandungan tembaga dalam baja berada dalam kisaran yang diizinkan (biasanya 0,1 hingga 0,5 %). Gunakan pelindung yang sesuai saat mengelas dan hindari las yang terlalu panas untuk mencegah korosi. Pantau suhu dan pendinginan baja untuk memastikan perkembangan struktur yang benar.