Metalurgi bubuk
Metalurgi bubuk (PM) adalah proses pembuatan di mana bubuk logam dipadatkan dan kemudian dipadatkan panas atau disinter. Ini menghasilkan struktur yang sangat merata dengan karbida yang terdistribusi halus — tanpa segregasi seperti pada baja yang dilebur secara normal.
Apa itu metalurgi bubuk
Pada metalurgi bubuk (PM), baja tidak dilebur dan dituang dalam keadaan cair, melainkan dibangun dari bubuk logam halus. Bubuk pertama dipadatkan lalu dipadatkan di bawah tekanan dan panas — misalnya melalui pengepresan isostatik panas (HIP) atau sintering.
Keuntungannya
Pada peleburan biasa timbul segregasi: unsur paduan dan karbida tersebar tidak merata karena berpindah saat pembekuan lambat. Pada proses PM, setiap butir bubuk membeku hampir seketika. Hasilnya adalah struktur halus dan merata dengan karbida yang terdistribusi sangat halus — karena itu baja PM pada kekerasan yang sama sering lebih ulet dan lebih seragam perilakunya.
Jenis tipikal
Yang dikenal adalah baja cepat potong PM (PM M4, PM T15, jenis ASP) dan baja perkakas dingin PM (CPM 3V, CPM 10V, Vanadis). Baja ini dipakai pada alat punch, pisau frais, cetakan plastik, dan pisau, di mana kombinasi kekerasan dan keuletan sangat penting.
Pengelasan baja PM
Saat pengelasan, baja PM pada dasarnya berperilaku seperti baja perkakas paduan tinggi: panaskan awal, bekerja dengan bahan tambah yang sesuai struktur, dan temper segera setelah pengelasan. Namun struktur PM di zona pengaruh panas menjadi kasar kembali — kehalusan butir yang istimewa hilang di sana.