Grafit berbentuk roset
Grafit berbentuk roset terbentuk pada besi tuang perlitik selama pendinginan bawah sebagai agregat berbentuk bintang atau roset. Ini merupakan transisi antara grafit lamellar dan grafit kompak.
Mekanisme kerja fisika-kimia
Grafit berbentuk roset terbentuk ketika dalam besi cor perlitik selama pendinginan bawah, jarum-jarum grafit menyusun diri menjadi struktur seperti roset. Proses ini terjadi ketika suhu dan komposisi besi memungkinkan pembentukan grafit lamellar maupun kompak.
Relevansi metalurgi & risiko saat pengelasan
Grafit berbentuk roset dapat menyebabkan kesulitan dalam pengelasan. Ini dapat menurunkan ketangguhan material dan menyebabkan retak panas atau pecah, terutama jika bijih besi tidak diperlakukan dengan benar sebelumnya. Lasan rentan terhadap porositas dan bisa kurang kokoh dibandingkan dengan grafit lamellar atau kompak murni.
Praktik bengkel & instruksi tindakan
Untuk menangani grafit berbentuk roset, langkah-langkah berikut harus diambil:
1. Perlakuan awal bijih besi: Pastikan bijih besi sebelum pengelasan terbentuk dengan benar dan telah ditemper.
2. Setel parameter pengelasan: Gunakan kecepatan pengelasan lambat dan tekanan gas tinggi untuk meminimalkan porositas.
3. Perlakuan akhir lasan: Lakukan Post-Weld-Heat-Treatment (PWHT) setelah pengelasan untuk menstabilkan struktur dan meningkatkan ketangguhan.