Tingkat kebasaan fluks las
Tingkat kebasaan fluks las menunjukkan rasio oksida basa terhadap oksida asam dalam suatu fluks. Tingkat kebasaan tinggi berarti lebih banyak pengikatan oksigen dan lebih sedikit hidrogen, yang mengurangi pori dan meningkatkan kekuatan.
Mekanisme kerja fisikokimia
Derajat kebasaan serbuk las mengukur rasio antara oksida basa (misalnya silikon dioksida) dan oksida asam (misalnya kalium hidroksida) dalam serbuk. Derajat kebasaan yang tinggi berarti lebih banyak oksigen yang terikat dan lebih sedikit hidrogen yang dilepaskan.
Relevansi metalurgi & risiko saat pengelasan
Derajat kebasaan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan pengikatan oksigen yang berlebihan, yang mengakibatkan pembentukan pori dan kekuatan sambungan las yang rendah. Derajat kebasaan yang terlalu rendah sebaliknya dapat melepaskan terlalu banyak hidrogen, yang dapat menyebabkan retak panas dan deformasi.
Praktik bengkel & instruksi kerja
Untuk baja keras (misalnya martensit) dengan persyaratan kekuatan tinggi, pilih serbuk dengan derajat kebasaan 1,5 hingga 2,0. Untuk baja lunak (misalnya austenit) dengan kekuatan rendah dan keinginan mampu bentuk tinggi, gunakan serbuk dengan derajat kebasaan 0,8 hingga 1,2. Selalu perhatikan jumlah serbuk yang benar dan proses las yang tepat.