Pemeriksaan visual
Pemeriksaan visual adalah kontrol visual dasar pada las untuk mengenali ketidakrataan luar dan cacat permukaan. Ini dilakukan langsung setelah pengelasan.
Mekanisme kerja fisika-kimia
Pemeriksaan visual melibatkan pengamatan langsung pada las di bawah kondisi cahaya normal. Tidak diperlukan metode atau peralatan khusus, hanya mata yang tajam dan pemeriksaan menyeluruh.
Relevansi metalurgi & risiko dalam pengelasan
Pemeriksaan visual sangat menentukan untuk mengenali cacat yang terlihat seperti porositas, retak, deformasi, atau pengisian yang tidak memadai. Struktur yang tidak rata atau kurangnya pengisian las dapat menyebabkan penurunan sifat mekanik dan peningkatan risiko kegagalan.
Praktik bengkel & instruksi kerja
1. Waktu: Pemeriksaan visual harus dilakukan langsung setelah pengelasan, sebelum las mendingin atau berubah warna.
2. Pengamatan: Gunakan cahaya yang kuat dan kaca pembesar (jika perlu) untuk pemeriksaan permukaan yang akurat.
3. Kriteria: Perhatikan kurangnya pengisian las, tinggi pengisian yang tidak rata, porositas, atau retak yang terlihat.
4. Dokumentasi: Catat semua cacat yang ditemukan dan simpan gambar untuk penelusuran.