Kekerasan material
Kekerasan material adalah ketahanan suatu material terhadap penetrasi benda padat. Ini menunjukkan seberapa keras suatu material dan memengaruhi sifat mekaniknya.
Mekanisme kerja fisika-kimia
Kekerasan suatu material ditentukan oleh struktur atomnya. Zat padat dengan atom yang rapat lebih keras daripada yang atomnya berjauhan. Kekerasan dapat dipengaruhi oleh beban mekanis, reaksi kimia, atau perubahan termal.
Relevansi metalurgi & risiko saat pengelasan
Kekerasan yang terlalu tinggi dapat membuat material rentan terhadap retak dan patah. Pada las, distribusi kekerasan yang tidak merata dapat menyebabkan penumpukan tegangan yang bisa berujung pada retak panas atau titik patah. Sebaliknya, kekerasan yang terlalu rendah dapat membuat material terlalu lunak dan rentan terhadap deformasi.
Praktik bengkel & instruksi kerja
Untuk mencapai kekerasan optimal, parameter las seperti suhu, waktu, dan tegangan harus dikontrol dengan tepat. Pada baja, tingkat kekerasan ditentukan oleh struktur mikro. Pendinginan yang terlalu cepat dapat menghasilkan martensit keras, sedangkan pendinginan lambat menghasilkan austenit lunak. Kekerasan dapat diukur dengan metode seperti Brinell-Hardness-Test atau Rockwell-Hardness-Test.